DOSEN FK UNRAM MEWAKILI INDONESIA ONE HEALTH UNIVERSITY NETWORK (INDOHUN) DALAM WORKSHOP TOT SEAOHUN COMPETENCY BASED EDUCATION DI THAILAND

Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (FK UNRAM) merupakan salah satu anggota dari Indonesia One Health University Network (INDOHUN), suatu jejaring universitas yang memiliki perhatian terhadap isu-isu One Health dan berupaya mempromosikan kolaborasi multidisiplin antara sektor kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Salah satu bentuk upaya tersebut adalah melalui peningkatan kapasitas individu maupun institusi.

Salah satu dosen FK UNRAM, dr.Dian Puspita Sari, M.Med.Ed. terpilih menjadi perwakilan INDOHUN  untuk mengikuti workshop “SEAOHUN Competence-based education” di Bangkok, Thailand, pada 24 – 27 Mei 2022. Workshop ini diselenggarakan oleh South East Asian One Health University Network (SEAOHUN) bekerja sama dengan ICAP dari Columbia University di US, sebagai bagian dari proyek One Health Workforce Next Generation. Peserta workshop datang dari berbagai jejaring universitas di Asia Tenggara seperti Malaysia, Vietnam, Philipina, Laos, dan Kamboja. Partisipan memiliki latar belakang disiplin ilmu yang bervariasi seperti kedokteran, kedokteran hewan, kesehatan masyarakat, dan kesehatan lingkungan.

Workshop yang diikuti oleh pemimpin dan pendidik dari negara-negara anggota SEAOHUN ini merupakan suatu training of trainers (ToT) yang bertujuan agar negara-negara anggota SEAOHUN dapat mengimplementasikan CBE di bidang One Health. Selama workshop, partisipan dituntut untuk terlibat aktif dalam pembelajaran, salah satunya adalah latihan simulasi berkelompok. Latihan simulasi ini diharapkan membantu partisipan untuk mempraktekkan kompetensi One Health yang diharapkan dari tenaga kesehatan di situasi yang sebenarnya. Partisipan juga didorong untuk dapat mengembangkan rencana skenario simulasi, mengujicobakannya, dan mengimplementasikan metode pembelajaran simulasi di institusi masing-masing.

Materi yang dipelajari selama empat hari workshop ini antara lain adalah karakteristik CBE,  pengembangan kompetensi fungsional dan learning objectives untuk suatu kurikulum One Health; individual and team maturation model, konsep Andragogi, dan metode pembelajaran simulasi, serta model evaluasi dan penilaian dalam kurikulum CBE. Di hari terakhir pelatihan, partisipan diminta untuk mempresentasikan tugas skenario simulasi One Health yang telah dikembangkan, serta rencana aksi untuk mengimplementasikan One Health CBE di negara masing-masing. Dr. Dian menjadi salah satu dari dua orang peserta yang maju mempresentasikan skenario simulasinya. Simulasi yang dikembangkan menggambarkan aplikasi pendekatan One Health dalam mencegah penyakit infeksi dalam situasi bencana. Dalam skenarionya, dr. Dian mengambil contoh kasus gempa bumi di Lombok yang terjadi pada tahun 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X