Kerja sama Fakultas Kedokteran Universitas Mataram dengan SEAMEO REFCON dalam Action Against Stunting Hub (AASH).

*Foto diambil pada tanggal 5 November 2019 (Sebelum Pandemi Covid-19)

Dalam rangka mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) penurunan angka stunting pada anak sebanyak 40% pada tahun 2030, Fakultas Kedokteran Universitas Mataram menjalin kerjasama dengan tim peneliti proyek Action Against Stunting Hub (AASH) yang berasal dari SEAMEO REFCON – UI dengan diketuai oleh Dr. Umi Fahmida. Tujuan dari proyek AASH adalah:

  1. Menggali aspek-aspek yang berhubungan dengan stunting, meliputi aspek fisik (genetik, mikrobiota saluran cerna, parasit dan pathogen), aspek perilaku dan lingkungan, sistem pangan dan pendidikan;
  2. Menciptakan model tipologi stunting yang dapat mengakomodasi kelompok sasaran;
  3. Menilai dampak kualitas perbaikan asupan gizi selama kehamilan dengan menggunakan intervensi pemberian telur terhadap epigenetik dan outcome terkait stunting pada bayi;
  4. Merancang berbagai intervensi alternatif dalam memutus rantai stunting pada 1000 hari pertama kehidupan;
  5. Memberikan alat pendukung kebijakan yang menggabungkan pengetahuan yang sudah ada dengan pengetahuan yang baru dalam mengidentifikasi dampak terhadap intervensi.

Dalam proyek ini, beberapa tim ahli baik dari Fakultas Kedokteran Univeristas Mataram dan Rumah Sakit Universitas Mataram juga terlibat, diantaranya adalah Dr. dr. Hamsu Kadriyan, M.Kes., Sp.THT-KL(K), dr. E. Hagni Wardoyo, Sp.MK, dr. Muhammad Rizki, M.Pd.,Ked., Sp.PK, dr. Eva Triani, M.Ked.Trop dan dr. Deasy Irawati, M.Sc., PhD.

Kegiatan kerjasama ini meliputi:

  • Peningkatan kapasitas riset dosen dan staf pendukung
  • Pelaksanaan penelitian-penelitian baru hasil kerjasama
  • Peningkatan ketrampilan teknis laboratorium para teknisi
  • Pemberdayaan fasilitas laboratorium baik di Fakultas Kedokteran dan di RS Universitas Mataram

Berikut adalah dokumentasi kegiatan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X